Admin
Rabu, 22 September 2021
16 Dibaca


image1

Pada Tanggal 6-10 September 2021 Dinas Perkebunan Tanaman Pangan Provinsi Sumatera Barat  mengadakan Pelatihan Jurnalistik dan Publikasi bagi Penyuluhan Pertanian yang bertempat di BLPP Bandar Buat Padang.  Kegiatan ini diikuti oleh utusan penyuluh pertanian dan Staf Lapangan IPDMIP (Integrated Participatory Developmet and Management of Irrigation Project) dari Kabupaten Sijunjung, 50 Kota, Pasaman, Pasaman Barat dan Pesisir Selatan. 
IPDMIP merupakan program pemerintah di bidang irigasi yang bertujuan untuk mencapai keberlanjutan sistem irigasi, baik sistem irigasi kewenangan pusat, propinsi maupun kabupaten. Upaya ini diharapkan dapat mendukung tercapainya swasembada beras sesuai program Nawacita Pemerintah Indonesia. Program yang dikelola bersama oleh Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Keuangan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertanian, Asian Development Bank serta International Fund for Agricultural Development.
Kabupaten Lima Puluh Kota dalam kegiatan ini diwakili 6 Orang penyuluh pertanian yang berasal dari BPP yang mendampingi kegiatan IPDMIP.  Perwakilan penyuluh tersebut adalah Arifah Rahmi dari BPP Guguak, Riza Afrina dari BPP Luak, Meinina Roza dari BPP Suliki, Mira Ayudia Modesa dari BPP Akabiluru, Suardi dari BPP Lareh Sago Halaban, dan Mardiah dari BPP payakumbuh.
 “Penyuluh pertanian harus cepat, tepat dan akurat” demikian sambutan Kepala Dinas PTPH Provinsi Sumbar Syafrizal saat pembukaan acara. Melalui  Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan  dampak positif dan harus diimplementasikan dalam tugas sehari-hari penyuluh pertanian di Wilayah Kerjanya masing masing.
Penyuluh pertanian maupun staf lapangan IPDMIP mempunyai peranan strategis dalam hal jurnalistik dan publikasi IPDMIP dalam kegiatan sehari-hari, dan juga berperan sebagai penyeimbang dalam pemberian informasi dikalangan publik pada media baik cetak maupun elektronik. Bagi penyuluh pertanian,  menguasai jurnalistik dan publikasi hal yang harus dipahami  dalam rangka menyebarluaskan informasi pembangunan pertanian. 

Statistik


Banner


Saran Masuk



Sampaikan Saran Anda