Admin
Senin, 18 Juli 2022
129 Dibaca


image1

Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Lima Puluh Kota mengadakan Kegiatan Demonstrasi Alat Mesin Pertanian (Alsintan) Alat Penyiang Gulma di Daerah Irigasi Batang Lampasi Nagari Piobang Kecamatan Payakumbuh Kabupaten 50 Kota pada hari  Kamis, (14/07/2022).  Acara ini diselenggarakan di lahan kelompok tani Melati Putih dan Kelompok Tani Berkat Jaya yang dihadiri oleh Ibu Vivi Febria Eka Putri selaku Kepala Bidang Penyuluhan yang mewakili Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Distanhortbun), Koordinator BPP Pelaksana Kegiatan IPDMIP se Kabupaten 50 Kota, Koordinator KJF, Pemerintah Nagari Piobang, Camat Payakumbuh, Penyuluh Pertanian Nagari Pelaksana Kegiatan IPDMIP dan Staf Lapangan IPDMIP, serta 25 Kelompok Tani Peserta SL IPDMIP dengan total keseluruhannya sebanyak 100 orang peserta.

Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Wali Nagari Piobang, Perwakilan BPP Kecamatan Payakumbuh, dan Kabid Penyuluhan Distanhortbun, lalu penyampaian materi mengenai penggunaan alsintan oleh Bapak Nasirwan dari Bidang Sarana Distanhortbun serta dilanjutkan dengan acara inti yaitu Demonstrasi Alsintan Penyiang Gulma dan Penggembur Tanah .

“Demonstrasi Alat Penyiang Gulma  ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan petani dalam menerapkan teknologi yang dapat menekan biaya produksi, serta menumbuhkan Minat Generasi Muda untuk menekuni dunia pertanian” Ujar Kabid Penyuluhan Distanhortbun Kabupaten Lima Puluh Kota dalam sambutannya. Alat Penyiang Gulma  ini memiliki banyak kelebihan antara lain dapat dioperasikan dengan mudah, bahkan bisa digunakan dengan satu tangan. Alat tersebut dapat diterapkan untuk penyiangan dalam berbagai metode seperti metode ramah lingkungan, metode konvensional, dan dapat digunakan untuk mengolah tanah dan menyiangi gulma secara bersamaan. Alat Penyiang Gulma ini cocok diaplikasikan pada lahan sawah maupun  lahan kering .

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Pemerintah Daerah menyediakan Alat Penyiang Gulma  sebanyak 3-6 alat di setiap BPP Pelaksana Kegiatan IPDMIP se Kabupaten Lima Puluh Kota dengan prosedur pinjam pakai kepada Kelompok Tani yang membutuhkan melalui pengajuan proposal peminjaman sebagai bukti administrasi untuk penggunaan alat. Untuk penggunaan mesin penyiang gulma di lahan sawah sebaiknya kondisi lahan sawah tidak kering dan tidak terlalu berair, penggunaan mesin tersebut lebih cocok digunakan pada lahan sawah yang menggunakan sistem tanam Jajar Legowo (Jarwo).

Statistik


Banner


Saran Masuk



Sampaikan Saran Anda